Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2 ” Laporan Keuangan “

TUGAS SOFTSKILL
LAPORAN KEUANGAN

NAMA : UTRIN SAFITRI
NPM : 27212535
KELAS : 3EB17

UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2014/2015

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Di era globalisasi saat ini, banayak perusahaan-perusahaan yang berdiri di Indonesia. Baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Setiap perusahaan pasti memiliki rencana keuangan yang berbeda-beda. Sekarang ini perusahaan wajib memiliki suatu laporan keuangan yang berkaitan dengan perkembangan keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan sangatlah perlu untuk mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan, yang terdapat dalam laporan keuangannya. Laporan keuangan memberikan gambaran kemajuan perusahaan secara periodik.
Definisi laporan keuangan yaitu suatu media informasi yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk melaporkan keadaaan dan posisi keuangan perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan yaitu pihak internal dan pihak eksternal perusahaan yang bermanfaat bagi pihak tersebut dalam pengambilan keputusan secara ekonomi.
Informasi tersebut disusun dan disajikan perusahaan dalam bentuk neraca, laporan laba-rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. Karena laporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban pimpinan perusahaan untuk mengelola perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam perusahaan. Dan jika perusahaan tidak membuat laporan keuangan, maka pihak-pihak yang berkepentingan dalam laporan perusahaan tidak dapat mengambil keputusan ekonomi dalam rangka memajukan perusahaan.

1.2 TUJUAN PENULISAN

Tujuan penulisan ini selain untuk melaksanakan tugas softskill yang telah diberikan juga bertujuan untuk menambah pengetahuan penulis dan diharapkan dapat bermanfaat bagi kita semua.

BAB II
PEMBAHASAN

1. LAPORAN KEUANGAN

1.1 pengertian
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :

1. Laporan Neraca
2. Laporan Laba Rugi
3. Laporan Perubahan Ekuitas
4. Laporan Perubahan Posisi Keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau Laporan arus dana

Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.

Pemakai Laporan Keuangan :

• Investor
• Karyawan
• Pemberi Pinjaman
• Pemasok dan Kreditor usaha lainnya
• Pelanggan
• Pemerintah
• Masyarakat

1.2 Tujuan Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia tujuan laporan keuangan adalah Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinereja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagaian besar pemakai. namun demikian,laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan. Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship), atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan (ekonomi). Keputusan ini mencakup, misalnya, keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keuputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.

Menurut PSAK No. 1 Standar Akuntansi Keuangan (SAK),laporan keuangan yang lengkap terdiri dari 5 komponen yaitu : neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan tujuan penyusunan laporan keuangan dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu :

1. Tujuan Khusus

Laporan Keuangan bertujuan untuk menyajikan secara wajar, dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterima umum, posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan lain dalam posisi keuangan.

2. Tujuan Umum
Tujuan umum laporan keuangan terdiri dari :

a. memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai sumber-sumber ekonomi dan kewajiban suatu perusahaan agar supaya dapat (1) menilai kekuatan dan kelemahannya, (2) menunjukkan pembelanjaan dan investasinya, (3) menilai kemampuan memenuhi tanggungjawabnya, dan (4) menunjukkan dasar sumber pertumbuhan;
b. menyediakan informasi yang dapar dipercaya mengenai perubahan sumber penghasilannya sebagai akibat aktivitas-aktivitas perusahaan yang diarahkan pada pencapaian laba agar dapat (1) menunjukkan kepada para investor hasil dividen yang diharapkan, (2) menunjukkan kemampuan operasi membayar kreditor dan leveransir, serta menyediakan job-job untuk karyawan, pajak gaji, dana yang diperoleh untuk perluasan, (3) menyediakan informasi untuk perencanaan dan pengendailan manajemen, dan (4) menunjukkan profitabilitas jangka panjang;
c. menyediakan informasi keuangan yang bermanfaat untuk menaksir penghasilan yang potensial dari peusahaan;
d. menyediakan informasi lainnya yang diperlukan mengenai perubahan sumber-sumber ekonomi serta perubahan kewajiban;
e. mengungkapkan informasi lain yang relevan bagi kebutuhan para pemakai laporan keuangan.

1.3 Bentuk Laporan Keuangan

Laporan keuangan disajikan dalam dua bentuk yaitu :
1. Posisi keuangan pada suatu saat, yaitu yang lebih dikenal dengan istilah neraca (balance sheet).
2. Perubahan posisi keuangan untuk suatu periode, yaitu terdiri dari :
– Laporan rugi/laba (income statement).
– Laporan perubahan modal (capital statement) atau untuk perusahaan dengan bentuk perseroan terbatas dikenal dengan laporan laba yang ditahan (retained earning).
Kepala seluruh daftar keuangan yang merupakan kesatuan dari laporan keuangan seperti tersebut di atas harus menyebutkan nama perusahaan, judul daftar, dan tanggal/periode.
Nama perusahaan adalah perusahaan yang angka-angkanya dicantumkan dalam daftar keuangan yang bersangkutan. Judul daftar menunjukkan nama daftar perusahaan yang besangkutan yang membedakan dari daftar keuangan lainnya.
Tanggal merupakan saat keadaan yang dialporkan tersebut terjadi, sedangkan periode menunjukkan kurun waktu yang tercakup dalam daftar keuangan.

2. NERACA (BALANCE SHEET)

Neraca adalah suatu daftar keuangan yang memeuat ikhtisar tentang harta, utang, dan penutupan hari terakhir dari suatu usaha atau perusahaaan pada suatu saat tertentu, biasanya pada penutupan hari terakhir dari suatu bulan atau suatu tahun.

a. Klasifikasi Pos Neraca
Agar neraca dapat memberikan gambaran yang jelas bagi para pemakainya, setiap pos neraca harus disusun dan dikelompokan menurut golongannya masing-masing.
Pada kebanyakan perusahaan jas adan dagang, aktiva dibagi dalam dua kelompok yaitu, aktiva lancar dan aktiva tetap. Adapun passiva dibagi dalam tiga kelompok, yaitu utang lancer, utang jangka panjang, dan modal.
Aktiva lancar adalah uang tunai dan aktiva lainnya yang dalam jangka waktu normal akan menjadi uang tunai. Aktiva lancar suatu perusahaan, antara lain meliputi perkiraan-perkiraan :
1. Kas
2. Surat berharga
3. Wesel tagih
4. Piutang dagang
5. Pendapatan yang masih harus diterima
6. Bahan habis pakai
o Perlengkapan toko
o Perlengkapan kantor
7. Persediaan barang dagangan
8. Aktiva lancar lain-lain

Aktiva tetap berwujud adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan yang fisiknya konkret dan digunakan dalam operasi perusahaan secara permanen. Aktiv aini mencakup antara lain :
1. Kendaraan
2. Peralatan toko
3. Peralatan kantor
4. Peralatan pabrik
5. Bangunan
6. Tanah
7. Aktiva tetap lainnya

Utang lancar adalah kewajiban keuangan perusahaan yang harus dibayar dalam waktu kurang dari satu tahun. Utang lancar terdiri dari :
1. Utang dagang
2. Utang wesel
3. Utang pajak
4. Biaya yang masih harus dibayar
 rekening listrik
 telepon
 honorarium
 lain-lain
5. utang jangka panjang yang telah jatuh tempo
6. utang lain-lain
Utang jangka panjang adalah kewajiban keuangan perusahaan yang jangka waktu pembayarannya lebih dari satu tahun. Utang jangka panjang diantaranya :
1. utang bayar jangka panjang
2. utang hipotek
3. utang obligasi
4. utang jangka panjang lainnya

2.1 Bentuk Neraca

Bentuk neraca yang konvensional dan lazim digunakan , yaitu :
1. bentuk horizontal
2. bentuk vertical

Bentuk horizontal disebut bentuk perkiraan atau bentuk (T) karena bentuknya sama dengan perkiraan (T) yang mempunyai dua sisi, yaitu sebelah kiri disebut debet dan sebelah kanan disebut kredit.

3. Laporan Laba/Rugi
Laporan laba/rugi adalah suatu daftar yang membuat ikhtisar tentang penghasilan, biaya, serta hasil neto suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, misalnya untuk satu bulan atau satu tahun.
Laporan laba/rugi merupakan laporan keuangan utama disamping neraca, memberikan informasi tentang perubahan posisi keuangan dari kegiatna opersi perusahaan selama satu periode tertentu yang menyajikan dua unsure pokok, yaitu penghasilan dan biaya.

3.1 Bentuk Laporan Laba/Rugi
Bentuk laporan laba/rugi yang sering digunakan ada dua macam, yaitu bentuk langkah tunggal dan bentuk langkah majemuk.
Bentuk Tunggal
Laporan laba/rugi yang menggabungkan penghasilan-penghasilan menjadi satu kelompok dan menggabungkan biaya-biaya pada kelompok lain. Untuk mengitung laba/rugi bersih hanya memerlukan satu langkah yaitu total penghasilan dikurangi total biaya.
Bentuk Majemuk
Laporan laba/rugi majemuk adalah laporan laba/rugi yang disusun dengan mengelompokan penghasilan dan biaya dalam beberapa bagian, sesuai dengan prinsip-prinsip penyusunan laba/rugi. Bentuk laporan ini banyak digunakan oleh orang, sebab memberikan informasi yang lengkap untuk kepentingan analisis laporan keuangan.
Di dalam laopran laba/rugi bentuk majemuk terdapat empat bagian pokok yaitu :
a) Bagian pertama
Bagian pertama menunjukkan penghasilan yang diperoleh dari usaha pokok perusahaan, yaitu penjualan barang/jasa, diikuti harga pokok penjualan barang/jasa, sehingga diperoleh laba kotor.
b) Bagian kedua
Bagian kedua menunjukkan biaya-biaya usaha yang terdiri dari :
(1) Biaya penjualan
(2) Biaya umum dan administrasi
Bagian pertama dikurangi bagian kedua menghasilkan laba usaha.
c) Bagian ketiga
Bagian ketiga menunjukkan penghasilan lain-lain dan biaya lain-lain yang bukan berasal dari kegiatan usaha pokok, namun sering terjadi dalam kegiatan perusahaan. Jika selisih antara jumlah penghasilan lain-lain melebihi jumlah biaya lain-lain maka selisihnya ditambahkan pada laba usaha. Dalam keadaan sebaliknya dikurangkan.
d) Bagian keempat
Bagian keempat me nunjukkan laba atua rugi insidentil, sehingga sesudah bagian ini diperhitungkan akan diperoleh laba bersih sebelum kena pajak.

4. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement )
Perbandingan antara investasi semula pada awal periode dengan modal yang dilaporkan dalam daftar neraca pada akhir periode, menyatakan suatu perubahan modal (kemajuan perusahaan).
Informasi tentang perubahan neto dalam modal yang terjadi selama periode tertentu, umumnya dilaporkan dalam suatu daftar yang disebut laporan perubahan modal. Laporan tersebut berfungsi sebagai mata rantai antara neraca dan laporan laba/rugi.
Laporan peru bahan modal adalah suatu daftar yang memuat ikhtisar terperincitentang perubahan modal suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, misalnya satu bulan, satu tahun.
Di dalam laopran perubahan modal, selain member gambaran mengenai perubahan neto dalam modal juga unsur-unsurnya yang menyebabkan terjadinya perubahan itu sendiri.
Dua unsure penting yang dapat menyebabkan perubahan modal yaitu :
1) Transaksi operasi
2) Transaksi modal

Yang dimaksud dengan transaksi yang bersangkutan dengan kegiatan usaha perusahaan pada umumnya, dalam rangka mencapai tujujan perusahaan. Hal ini menyangkut pendapatan dan biaya seperti yang digambarkan dalam laporan laba/rugi. Sementara itu, trnasaksi modal adalah transaksi yang timbul akibat hubungan antara pemilik dengan perusahaan yang bersangkutan dalam suatu penyediaan dana. Misalnya penyetoran atau investasi dan pengambilan pribadi.
Dari uraian diatas, jelaslah bahwa laporan perubahan modal mempunyai kedudukan yang sama dengan laporan keuangan utama lainnya, seperti laporan neraca dan laporan laba/rugi.

BAB III
PENUTUP

1.1 Kesimpulan

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa laporan keuangan merupakan hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan. Laporan keuangan terdiri dari empat laporan dasar, yaitu:
• Neraca, menunjukkan posisi keuangan yang meliputi kekayaan, kewajiban serta modal pada waktu tertentu.
• Laporan rugi-laba, menyajikan hasil usaha perusahaan yang meliputi pendapatan dan biaya (beban) yang dikeluarkan sebagai akibat dari pencapaian tujuan dalam suatu periode tertentu.
• Laporan perubahan modal/laba ditahan, yang memuat tentang saldo awal dan akhir laba ditahan dalam Neraca untuk menunjukkan suatu analisa perubahan besarnya laba selama jangka waktu tertentu.
• Laporan arus kas, memperlihat aliran kas selama periode tertentu, serta memberikan informasi terhadap sumber-sumber kas serta penggunaan kas dari setiap kegiatan dalam periode yang dicakup.
Jadi, idealnya sebuah catatan laporan keuangan harus mampu mencerminkan dan memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi keuangan kinerja suatu perusahaan.

1.2 Daftar Pustaka

Sadeli, Lili M, Haji. 2000. Dasar-Dasar Akuntansi. Jakarta : Bumi Aksara.
Di unduh dari http://item2mniez.blogspot.co./2010/11/tujuan-laporan-keuangan-berdasarkan.html.tanggal 4 Oktober 2014 pukul 23:19.
Di unduh dari http://arifinbudi.blogspot.com/2014/02/materi-kuliah-dasar-akuntansi-bab-2.html. tanggal 4 Oktober 2014 pukul 23:22.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s